5 Alasan Kenapa Kau Harus Mengembangkan Pengalaman Hidup

Setiap orang niscaya punya pengalaman hidup yang berharga. Baik itu pengalaman yang menyenangkan ataupun pengalaman yang menyedihkan. Namun, tidak banyak yang mau membagi pengalaman hidupnya kepada orang lain sebab banyak sekali alasan.

Hey, ternyata pengalaman yang berdasarkan kamu amat sangat biasa, bisa jadi terdengar luar biasa lho bagi orang lain! Karena setiap insan itu terlahir unik. Termasuk pengalaman hidupnya. Bahkan, banyak yang sukses menuliskan pengalaman hidupnya menjadi sebuah buku, catatan perjalanan ataupun sekedar sharing di blog pribadi.

Banyak cara untuk membagikan pengalaman hidup kamu yang berharga. So, kenapa sih kamu harus mengembangkan pengalaman tersebut ke orang lain? Berikut ini 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Berbagi Pengalaman Hidup kamu pada orang lain versi Bala. Yuk kita simak!

1. Berbagi Ilmu Walau Sedikit

Niat yang paling utama dikala kamu ingin membagikan pengalamanmu kepada orang lain ialah mengembangkan ilmu walaupun sedikit. Ceritakanlah pengalaman yang inspiratif dan mempunyai nilai edukasi. Ceritakan hal-hal yang positif yang sanggup memotivasi orang lain. Andaikan ceritamu ialah pengalaman yang menyedihkan sekalipun, berikan pesan-pesan positif yang sanggup menyemangati supaya tidak mengulangi kesalahan atau jatuh ke lubang yang sama. Jangan hingga ceritamu menciptakan orang lain justru down dan berfikiran negatif. Percaya deh, ilmu yang kita bagi tidak akan berkurang justru akan bertambah.

2. Pengalamanmu Tak Sama dengan Pengalaman Orang Lain

Setiap pengalaman hidup itu berharga. Pengalamanmu tidak akan pernah sama dengan pengalaman orang lain. Kamu sanggup menceritakannya dengan menciptakan video, menulis buku, ataupun menjadi narasumber dalam sebuah seminar. Seperti pesan Bob Sadino: “Aku tidak mau pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki terkubur bersama badan saya ketika saya mati.” Bahkan, ada yang menyampaikan kalau kamu ingin hidup lebih lama, kamu bisa mulai berfikir untuk menulis buku yang berisi pengalaman hidupmu. Kamu akan terus hidup bersama karya-karyamu meski telah tiada! Wariskan hal yang baik bagi orang lain yang kelak membaca tulisanmu.

3. Saatnya Bertukar Pikiran

Saat mengembangkan pengalaman hidup, otomatis orang yang kamu ajak bicara akan memperlihatkan tanggapan. Dari situlah kamu bisa saling bertukar fikiran, menerima masukan-masukan baru, solusi, bahkan ide-ide segar yang tidak terpikirkan sebelumnya. Pikiranmu akan lebih terbuka. Bicaralah apa adanya, jangan menceritakan hal-hal yang tidak kamu mengerti bahkan belum pernah kamu lakukan hanya sebab ingin terlihat ‘keren’ di mata orang lain. Percayalah, jujur pada diri sendiri dan kepada orang lain akan menciptakan hidupmu lebih bahagia.

4. Melepaskan Emosi

Dengan mengembangkan pengalaman hidup, kamu bisa melepaskan emosi dan meluapkan isi hatimu. Dalam ilmu psikologi dan kesehatan, hal ini sangatlah dianjurkan sebab sanggup menciptakan tubuhmu menjadi sehat. Kebanyakan orang yang stress diakibatkan sebab tidak bisa melepaskan emosi dalam dirinya, terlalu banyak pikiran sehingga menghipnotis kesehatannya. Menceritakan pengalamanmu kepada orang lain akan menciptakan pikiranmu ringan, hati hening dan hidup lebih bahagia.

5. Hidup Hanya Sekali, Hiduplah yang Berarti

Itulah salah satu nasehat hidup yang sangat berharga. Kita hanya hidup sekali di dunia ini. Jalanilah hidupmu dengan hal-hal yang positif, sehingga kelak pengalaman hidup yang kamu bagikan memberi manfaat kepada orang lain. Janganlah menyia-nyiakan hidupmu, apalagi dengan terus mengeluh. Jalani saja dengan penuh keikhlasan, lakukan hal yang membuatmu bahagia, pecahkan permasalahan dengan solusi yang terbaik, kemudian bagikan pengalaman hidupmu untuk menginspirasi lebih banyak orang di luar sana.

Nah, teman Bala itulah 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Berbagi Pengalaman Hidup kepada orang lain. Jangan pelit untuk mengembangkan ilmu dan pengalaman, sebab sejatinya mengembangkan akan membuatmu semakin kaya. So, apa sajan sih pengalaman hidupmu?

Editor : Bagus Hermawan

Tag:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *